Sasis mobil merupakan kerangka internal pada kendaraan roda empat yang berfungsi sebagai penopang berbagai komponen pada mobil. Sasis ini juga untuk menggerakkan body mobil karena menjadi bagian dari tumpuan mobil. Karena fungsinya yang sangat vital, penting untuk mengetahui cara merawat sasis mobil yang tepat.
Perawatan tepat dapat mencegah sasis karatan dan lebih awet. Karena masalah berkarat dan keropos pada sasis kendaraan sering dialami mobil tua maupun kendaraan keluaran terbaru.
Pasalnya tidak semua produsen mobil memberikan lapisan anti karat secara menyeluruh. Maka dari itu, penting untuk melakukan pengecekan sendiri kolong sasis supaya mengetahuinya.
Cara Merawat Sasis Mobil dengan Benar
Chasis mobil atau sasis adalah komponen penting yang berfungsi sebagai kerangka utama untuk menyatukan mesin dan bodi kendaraan. Chasis ini seperti tulang manusia, yang menopang dan menjaga stabilitas mobil, memberikan kenyamanan dan mengurangi getaran bagi penumpang.
Selain itu, chasis juga mendukung berat kendaraan secara keseluruhan dan menjaga bentuk mobil. Semakin besar bodi mobil, semakin besar pula ukuran chasis yang diperlukan.
Selain itu, chasis juga berfungsi sebagai pelindung bagi pengemudi dan penumpang, sehingga bahan yang digunakan harus kuat dan tahan lama. Dengan konstruksi yang kokoh, chasis membantu mobil tetap stabil dan aman meskipun melaju di jalan bergelombang.
Sasis mobil yang telah berkarat parah dapat menyebabkan karat tersebut merembet ke bagian yang lain. Misalnya saja body mobil, fender roda atau bagian knalpot. Untuk mencegah hal tersebut terjadi, simak cara merawat sasis mobil berikut ini.
Periksa Sasis Secara BerkalaPeriksa rutin sasis mobil terutama di bagian yang sering terkena lumpur atau air. Karena jika sudah terdapat tanda karat kecil dan membiarkan terlalu lama bisa menyebar dan merusak struktur sasis. Segera bersihkan karat tersebut dengan melakukan pengikisan memakai benda kasar seperti tangan atau sendok besi.
Bersihkan Sasis Secara RutinSasis sering terkena kotoran, lumpur dan garam, terutama ketika musim hujan atau saat melintasi daerah pesisir pantai. Apabila tidak segera membersihkannya, maka kotoran dan garam ini dapat memicu karat pada sasis.
Penting untuk mencuci bagian sasis mobil secara rutin, terlebih setelah melewati jalanan basah dan kotor. Pakailah air bertekanan tinggi agar kotoran di sela-sela yang sulit dijangkau dapat terlepas.
Apabila merasa kesulitan saat membersihkan kolong mobil, maka dapat membawanya ke tempat cucian mobil. Karena di tempat pencucian mobil akan memakai alat hidrolik, sehingga bagian kolong bisa bersih secara tuntas.
Gunakan Pelindung Anti KaratAplikasikan pelindung anti karat sebagai upaya pencegahan penyebaran karat lebih lanjut. Pilihan produk anti karat terbaik dan berkualitas, baik dalam bentuk cairan maupun semprotan. Karena produk anti karat ini sudah banyak tersedia di pasaran yang membuat pengguna bingung saat menentukan pilihan.
Untuk mengaplikasikan anti karat lebih maksimal, pertama copot keempat ban terlebih dahulu. Dengan demikian seluruh bagian sasis akan terlihat lebih jelas.
Berikutnya bersihkan kolong mobil dengan air bertekanan tinggi agar semua kotoran terangkat dengan mudah. Kemudian semprotkan anti karat ke seluruh sasis. Namun ada beberapa bagian yang harus dilindungi, seperti knalpot dan shockbreaker.
Hindari Beban BerlebihSalah satu fungsi sasis adalah untuk menahan beban tertentu. Namun jika sering membawa beban terlalu berat, maka sasis kendaraan dapat menjadi retak atau bengkok.
Untuk itu, hindari membawa muatan barang melebihi kapasitas kendaraan yang sudah ditentukan oleh pabrik. Pastikan pula pendistribusian beban secara merata supaya tidak ada bagian sasis yang mendapatkan tekanan lebih besar daripada bagian lainnya.
Melakukan Perawatan Berkala oleh Ahli ProfesionalLangkah terakhir dalam merawat chasis mobil adalah dengan rutin melakukan perawatan di tangan mekanik profesional. Sebagai solusi terbaik, kamu dapat membawa mobilmu ke bengkel atau layanan doorsmeer yang sudah terbukti memiliki reputasi baik. Pastikan memilih tempat yang terpercaya agar perawatan mobil dilakukan dengan optimal
Kebiasaan Buruk yang Mempercepat Kerusakan Sasis Mobil
Terdapat beberapa kebiasaan buruk yang dapat mempercepat kerusakan pada sasis mobil. Kebiasaan ini sering dilakukan pemilik mobil tanpa disadari. Mulai dari melintasi jalanan yang rusak dengan kecepatan tinggi.
Getaran dan benturan keras pada sasis dapat memuat komponen ini cepat rusak. Oleh karena itu, hindari lubang dan kurangi kecepatan supaya sasis tak menerima benturan keras.
Kemudian menggunakan mobil di lingkungan yang ekstrem seperti daerah lembab dengan kandungan tinggi garam juga dapat mempercepat kerusakan sasis. Kelembaban dan garam dapat memicu korosi, terutama untuk kendaraan yang sering terkena hujan asam dan air laut.
Pastikan sering memeriksa dan membersihkan sasis kendaraan bagi yang sering menggunakannya di daerah pegunungan dengan cuaca ekstrem atau jika tinggal di daerah pesisir.
Membiarkan kotoran dan lumpur menempel terlalu lama pada sasis juga memicu korosi. Sehingga agar tidak mengalami kerusakan permanen, segera bersihkan bawah mobil sesudah melewati medan kotor.
Pentingnya Perawatan Sasis Mobil
Cara merawat sasis mobil penting untuk diterapkan karena komponen ini merupakan tulang punggung kendaraan. Seluruh komponen penting seperti suspensi, mesin dan bodi mobil dapat berfungsi secara optimal berkat adanya sasis.
Apabila sasis mengalami kerusakan, maka performa dan keamanan berkendara akan terganggu. Karena struktur keseluruhan mobil menjadi tidak stabil.
Kondisi sasis mobil yang buruk juga mempengaruhi kenyamanan berkendara. Sasis yang tidak sehat seringkali menimbulkan getaran dan suara.
Apabila sasis yang sudah bermasalah dibiarkan saja, maka dapat menyebar ke komponen lain, bahkan akan menyebabkan biaya perbaikan lebih mahal. Maka, penting merawat sasis mobil secara berkala agar terhindar dari kerusakan lebih lanjut. Hal ini juga dapat menjadikan nilai kendaraan tetap tinggi.
Sasis menjadi kerangka utama yang menopang seluruh bagian mobil, sehingga jika tidak mengetahui cara merawat dengan benar dapat menyebabkan kerusakan serius. Hal ini juga berpengaruh terhadap kenyamanan dan keselamatan berkendara.
Meskipun mengetahui cara merawat sasis mobil dan telah melakukan berbagai langkah perawatan secara mandiri, namun lakukan pemeriksaan dan perawatan di bengkel resmi secara berkala. Karena teknisi berpengalaman mampu mendeteksi permasalahan pada sasis yang mungkin tidak kita ketahui. Selain itu, bengkel resmi dan terpercaya mempunyai peralatan canggih yang membantu menjaga kondisi sasis optimal.

